MAKALAH
(REVOLUSI RUSIA 1905-1917)
![]() |
Disusun Oleh
Dwi Endang Setianingsih
SMK ITTIHADIL IKHWAN
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
MAKALAH
(REVOLUSI RUSIA 1905-1917)
![]() |
Disusun Oleh
Dwi Endang Setianingsih
SMK ITTIHADIL IKHWAN
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum
Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah SWT, serta sholawat dan salam semoga
selalu tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW beserta keluarga,
para sahabat dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.
Revolusi rusia terjadi karena keinginan para golongan yang
merasa terdeskriminasi (kaum buruh, golongan Borjuis, dan petani) yang pada
saat itu golongan bangsawan lah yang menjadi penguasa ekonomi pada saat itu
yang mendapat dukungan dari Tsaar. Banyaknya pabrik-pabrik di rusia membutuhkan
tenaga kerja yang banyak pula untuk menjalankan kegiatan industri tersebut.
Tetapi kaum pekerja yang menguras tenaganya untuk pabrik dimana mereka bekerja
tidak di imbangi dengan gaji yang mencukupi. Pemilik pabrik atau perusahaan
semakin kaya dan memiliki harta benda yang sangat banyak tetapi para pekerjanya
tidak memiliki apa-apa. Hal inilah yang mendorong terjadinya revolusi di rusia
yang juga terilhami dari revolusi prancis.
Makalah ini tadak menjelaskan revolusi rusia secara
terperinci tetepi bisa menjadi bacaan yang mungkin menarik bagi para pembaca dan
penulis juga menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna maka kritik
dan saran yang membangun sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan makalah ini.
Mantup, Januari 2015
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman Judul .......................................................................................................... i
Kata Pengantar .......................................................................................................... ii
Daftar Isi ................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang............................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ......................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Sejarah Revolusi Rusia .................................................................................. 2
B. Penyebab Munculnya Revolusi Rusia............................................................ 2
C. Akinat Revolusi Rusia .................................................................................. 5
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan ................................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................. 8
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Sebagai mana revolusi yang terjadi di Perancis sekitar tahun
1789-1795 yang timbul karena ketidak puasan masyarakat terhadap pemerintah,
keinginan untuk menghapus feodalisme, dan adanya deskriminasi terhadap
golongan. Sehingga membuat golongan tersebut iri dan melakukan sebuah
pergerakan perubahan yang disebut sebagai Revolusi Perancis.
Revolusi yang terjadi di Rusia terilhami dari Revolusi
Perancis yang menuntut persamaan hak dan kewajiban serta UU yang sama bagi
semua kelas. Revolusi seperti ini juga terjadi di Rusia yang dikarenakan
ketidak puasan kaum buruh yang selalu di peras tenaganya tetapi mendapatkan
gaji yang rendah para pengusaha dapat mendapatkan kekayaan dan harta benda yang
banyak tetapi berbeda dengan kaum buruh yang tidak mendapatkan apa-apa.
Kaum buruh di Rusia daru tahun ke tahun semakin meningkat di
karnakan semakin banyaknya perusahaan-perusahaan industri yang ada pada saat
ituyang membutuhkan tenaga kerja yang banyak pula. Hanya kaum buruh, kaum
borjuis, dan juga petani juga tidak setuju dengan apa yang di lakukan
pemerintah dimana bangsawan-bangsawan pemilik perusahaan semakin kaya sedangkan
tingkatan dibawahnya tidak bertambah kakayaannya bahkan berkurang kekayaannya
di karnakan dominasi bangsawan.
Sehingga perasaan yang revolusioner pun muncul dan telah
berkali-kali di nyatakan baik dari golongan borjuis, buruh dan petani yang terilhami
dari revolusi Perancis dan revolusi yang terjadi di Eropa.
B.
Rumusan Masalah
1.
Bagaimana
Revolusi Rusia bisa terjadi?
2.
Bagaimana
proses terjadinya Revolusi Rusia?
3.
Siapa
tokoh-tokoh pergerakan Revolusi Rusia?
4.
Perubahan
apa yang terjadi setelah revolusi?
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Searah Revolusi Rusia
Seperti halnya Perancis dan negara-negara Eropa lainnya
Rusia juga mengalami sebuah pergejolakan yang menginginkan perubahan di dalam
sistem pemerintahannya. Di dalam Revolusi Prancis mencoba menerapkan sama rasa,
sama rata. Lalu muncullnah sosialisme, menghendaki masyarakat yang lain
coraknya.
Masyarakat yang akan mengganti produksi demi laba menjadi
produksi demi kepentingan umum. Salah satu tokohnya adalah Karl Max
(1818-1883). Marx memandang bahwa hanya satu kelas yang dapat melaksanakan
masyarakat sosialis yakni buruh. Menurutnya kemenangan buruh akan mengalahkan
kelas-kelas yang lain dan mengakhiri penghisapan satu golongan oleh golongan
lain. Tetapi didahului oleh diktator proletariat. Menurut Engels, revolusi
sosial adalah suatu lompatan dari alam belenggu ke alam merdeka.
Karena adanya deskriminasi golongan yang mana kaum buruh
yang bekerja keras membanting tulang hanya di beri upah yang tidak sepadan
dengan kerja kerasnya, para bangsawan semakin kaya dan kaum buruh semakin
miskin. Hal inilah yang mendasari terjadinya Revolusi di Rusia.
Orang-orang Eropa beranggapan revolusi tidak akan
terjadi di rusia melainkan di jerman. Tidak ada yang menyangka revolusi akan
berhasil di Rusia. Harusnya di Jerman. Jerman dipandang akan mengalami revolusi
sosial karena merupakan negara kapitalis yang sangat maju. Mengapa revolusi
tidak terjadi di Jerman. Melainkan meletus awalnya di Rusia. Ternyata sosialis
mendapat kesempatan yang baik dalam mata rantai kapitalis yang terlemah. Yang
pada tahun 1900 masih merupakan negara setengah kolonial.
B.
Penyebab Munculnya Revolusi Di Rusia:
1. Orang yang berkuasa di rusia menjaga
agar rusia selalu berada di luar revolusi perancis, dan segala sesuatu
ditentukan oleh tsaar yang di bantu oleh pejabat kerajaan. Tidak adanya
parlemen membuat gol. Borjuis tidak puas terhadap tsaarisme dan terhadap kaum
bangsawan yang memiliki tanah yang luas dari pada kaum buruh.
2. Kelas buruh yang ada di rusia
berbeda dengan kelas buruh yang ada di eropa. Dan dengan bantuan kapital asing
industri rusia dapat berkembang.
3. Kaum borjuis dan proletar rusia
dalam perjuangannya menentang keadaan yang tidak sesuai dengan zaman itu dan
mendapat sahabat ke-3 yaitu petani.
Karena industri berkembang maka kaum buruh pun meningkat
yang dulunya bekerja menjadi petani karena masih adanya feodalisme
berbondong-bondong melakukan urbanisasi kekota untuk menjadi buruh.berbeda
dengan buruh di Eropa di rusia buruh mendapatkan gaji yang sedikit. Revolusi
sering dilakukan dengan cara mementang demonstrasi pelajar, pembuhuhan pejabat,
pemogokan, sabotase, perampasan dan penyerangan milik bangsawan. Gerakan itu
ditindas oleh polisi dengan cara pembuangan dan pembuhuhan.
Keadaan berubah tahun 1904 ketika Rusia perang melawan Jepang. Sebagai
pertentangang imperalisme di Korea dan Macuria. Karena kekalahan Rusia, emmbuat
ras yang ditekan melawan. Kekalahan disebabkan oleh korupsi. Dalam Revolusi ini
rakyat dan kaum buruh bergabung menjadi satu di bawah pimpinan sosial demokrat
gerakan ini berbasis di St. Petersburg ibukota Soviet( dewan yang lahir dalam
revolusi ) di dalam gerakan ini duduk para wakil dari perusahaan. Trotzky
nenjadi ketua dari Dewan tersebut. Dia telah bekerja sama dengan Lenin Mereka
melawan absolutisme dan feodalisme.
Revolusi
di Rusia terjadi 2 kali yaitu tahun 1905 dan 1977 yang merupakan puncak dari
Revolusi tersebut.
1.
Revolusi 1905
Karena pemerintahan
tsaar tidak mau ambil resiko terlalu besar karena bergabungnya beberapa gol.
Yang mendukung Revolusi seperti : Gol. Borjuis, petani, Buruh,dll memaksa Tsaar
memberi konsesi. Yang termaktub dalam Manifes 17 Oktober 1905. Tsaar
mengijinkan diadakan parlemen (di Rusia disebut Duma Kerajaan) namun belum
maksimal. Perwakilan rakyat Rusia tidak pernah benar-benar menjalankan
kekuasaan legisltaif. Akibat revolusi ini adalah upah lebih layak, jam lebih
pendek, syarat kerja yang lebih baik, dan syarat kuasa.
Gerakan
mencapai puncaknya tahun 1905 karena mendapatkan konsesinya gol. borjuis
menghentikan gerakan dan petani telah banyak berjuang. Tani sangat tunduk pada
gereja yang bekerja sama dengan pemerintah. Kaum buruh tetap tidak mendapat
haknya petani tetap.
Faktor Yang Mendukung Revolusi Rusia
Yaitu:
1.
Faktor Internal
- Adanya deskriminasi golongan dimana
golongan bangsawan semakin kaya dan gol. Buruh semakin miskin
- Keinginan untuk merubah sistem
pemerintahan
- Adanya korupsi di rusia.
2.
Faktor Eksternal
- Adanya kegiatan kolonialisasi di
luar wilayah
- Kekalahan dari jepang saat
merebutkan korea dan manchuria.
- Kekalahan di perang Dunia I
2.
Revolusi 1917
Jika Revolusi pada tahun 1905 tidak menggunakan
pemberontakan tetapi dengan masa yang banyak dapat terjadi tetapi hasilnya
tidak menyeluruh hanya kaum borjuis saja yang menikmati hasilnya kaum buruh
tetap miskin dan kaum petani tetap saja bodoh karena percaya terhadap gereja.
Gerakan bergolak tahun 1917 saat Rusia kalah perangDunia I. Dia memihak
perancis dan Inggris melawan Jerman dan Austria. Mekipun tentara Rusia banyak
tapi tidak disiplin.
Februari 1917 keadaan makin buruk karena Rusia kekurangan
makan dan bahan bakar. Pemerintah tsaar di ganti dengan pemerintahan yang
bersifat Borjuis tetapi masih belum ada kemajuan yang signifikan. Ini terjadi
karena Borjuis banyak mengandalkan sekutu Eropanya . Partai yang bersifar
Revolusioner adalah partai Kerenski selain itu penganut Lenin, bolsjewiki juga
ada. Ketika pemerintah mengetahui akan adanya Revolusi lanjutan karena ketidak
puasan terhadap pemerintahan yang baru maka pemerintah memberikan madat untuk
menangkap para pemimpin partai tetapi hanya Pemimpin bolsjewiki yaitu Trotzky
yang berhasil ditangkap, tetapi lenin berhasil melarikan.
Pada 24 Oktober tahun 1917 di bawah komite militer partai Bolsjewiki Petrograd,
marine kronsttadt dan pengawal merah (buruh bersenjata) mengadakan
pemberontakan. Keesokan harinya Sovyet mengadakan kongres II seluruh Rusia.
Dalam kongres yang di laksanakan tersebut sangat terlihat sangat besar
pengaruhnya dan dapat menggerakkan kongres agar dapat mengakui perampasan
kekuasaan dengan segala kekuasaan ada di tangan sovyet.
Pada tahun itu pula dibentuk pemerintahan yang baru,
dengan Lenin sebagai kepala, Trotzky menjadi komisaris rakyat urusan luar
negeri dan Stalin diangkat menjadi komisaris rakyat urusan minoritet nasional.
Adanya perebutan kekuasaan yang terjadi antara partai
mengakibatkan makin memburuknya sistem ekonomi dan pada akhirnya partai
Bolsjewiki (yang selanjutnya disebut komunis) berhasil merampas kekuasaan
sehingga riwayat Rusia mulai berakhir. Terciptalah sebuah masyarakat dengan
alat produksi dalam tangan masyarakat itu sendiri. Dalam masyarakat
dihapuskan pemerasan satu golongan atas golongan lain. Masyarakat
di lindungi kepastian hidupnya, kemakmuran dan kebahagiaan. Dalam Magna
Charta 1215 dijamin hak dan kemerdekaan baron Inggris. Dalam konstitusi tahun
1792 hak dan kemerdekaan golongan borjuis prancis dalam UUD Sowyet Unie
dijamin hak dan kemerdekaan seluruh penduduk, demikian pula dalam konstitusi
teralkhir tahun 1936.
C.
Akibat
Revolusi Rusia
Revolusi Oktober 1917
membawa akibat yang luas bagi Rusia khususnya dan dunia pada umumnya, baik di
bidang pemerintahan, ekonomi, maupun ideologi.
a.
Bidang Pemerintahan
1)
Dihapusnya pemerintahan Tsar Nicholas II
yang reaksioner.
2)
Rusia menjadi negara Serikat yang
berbentuk Republik dengan nama USSR dengan Moskow sebagai ibukotanya.
b.
Bidang Ekonomi
1)
Pertanian dan perindustrian
dinasionalisasi. Tanah pertanian sebagian diselenggarakan oleh pemerintah dan
sebagian dijadikan pertanian kolektif.
2)
Kantor-kantor, pabrik-pabrik, bank-bank,
dan jalan-jalan kereta api dinasionalisasi.
c.
Bidang Ideologi
Kemenangan kaum
Bolshewiki menyebabkan paham komunis menyebar ke seluruh dunia.
Setelah kaum Menshewiki
berhasil digulingkan, Lenin sebagai pemimpin kaum Bolshewiki, memegang pucuk
pemerintahan di Rusia. Tindakan-tindakan Lenin, lebih lanjut adalah sebagai
berikut.
a.
Dalam Bidang Pemerintahan
1)
Merubah negerinya menjadi diktator
militer.
2)
Membentuk Undang-Undang Dasar (UUD)
baru. Berdasarkan UUD baru ini bentuk negara Rusia adalah negara serikat dengan
nama Republik Sosialis
Uni Soviet atau Union of Soviet Sosialis Republics (USSR) yang terdiri atas
Belarusia, Ukraina, Armenia, Azerbaijan, dan Rusia (terbentuk pada tanggal 30
Desember 1922).
b.
Dalam Bidang Ekonomi
1)
Menasionalisasi tanah-tanah bangsawan,
industri-industri besar bank-bank dan jalan kereta api.
2)
Menciptakan New Economical Policy (NEP)
di mana hasil bumi dapat dijual dengan bebas.
c.
Dalam Bidang Ideologi
Rusia membentuk
Comintern (perkumpulan komunis internasional), untuk menyebarkan paham komunis
ke seluruh dunia.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dalam Revolusi di Rusia yang lebih berperan adalah
kaum buruh yang mana kaum buruh menjadi masa yang cukup ampuh karena jumlahnya
yang sangat banyak. Kerja keras membanting tulang hanya di gaji rendah para
bangsawan bertambah kakayaannya dan sebaliknya kaum buruh semakin miskin. Hal
ini lah yang membuat semakin menderitanya kaum buruh di rusia. Berbeda dengan
kaum buruh di Eropa yang mendapatkan gaji yang mencukupi. Gol. Petani mulai
melakukan urbanisasi karena para petani mulai kesulitan dalam mencari uang
karena mereka tidak memiliki tanah yang mengharuskan mereka menjadi buruh,
berbeda dengan kaum bangsawan yang semakin kaya. Tetapi jika ada buruh yang
kembali ke desanya meskipun sama-sama tidak punya/ pas-pasan mereka mau
membantu saudara mereka hal inilah yang paling hebat sifat kekeluargaan dan
saling tolong menolong sangat baik. Penderitaan kaum buruh, petani juga di
rasakan gol. Borjuis yang sedikit jumlahnya di rusia tetapi karena keinginan
yang kuat untuk merupah pemerintahan sehingga muncullah pergejolakan di rusia
Menuntut perusbahan. Revolusi 1905
memaksa Tsaar memberi konsesi. Yang termaktub dalam
Manifes 17 Oktober 1905. Tsaar mengijinkan diadakan parlemen (Duma Kerajaan)
namun belum maksimal. Perwakilan rakyat Rusia tidak pernah benar-benar
menjalankan kekuasaan legisltaif. Akibat revolusi upah lebih layak, jam lebih
pendek. Tetapi revolusi yang terjadi kurang memuaskan rakyat dan terjadi lah
revolusi 1917 yang mana para demonstran mulai mengangkat senjata untuk
mendapatkan haknya.
DAFTAR PUSTAKA
Brinton, Crane. Anatomi Revolusi. Jakarta:
BHRATARA. 1962 di terjemahkan oleh Drs. Singgih Hadipranowo.
Iskandar, Muhammad. Sejarah Indonesia dalam
Perkembangan. Jakarta: Ganeca Exact. 2007 Hal 157
Kohn, Hans. Dasar Sejarah Rusia Modern. Jakarta:
Bhratara. 1966 di terjemahkan oleh Dr. Hasjim Djalal
ROMEIN, JM. AERA EROPA, Peradapan Eropo sebagai
Penyimpangan dari Pola Umum. Jakarta: Ganaco. 1956 di terjemahkan oleh
NOER TOEGIMAN.
Skocpol, Theda. Negara dan Revolusi Sosial suatu
Analisis Komparatif tentang Perancis, Rusia, dan Cina. Jakarta:
Erlangga di terjemahkan oleh Kelompok Mitos hal 82 dan hal 138.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar